Skip to main content

Mulai Ngeblog lagi

Hai haii semua .. welcome back to my blog denashikito

Hari ini entah kenapa aku ingin mulai ngeblog lagi, dengan suasana baru, kesibukan baru, status baru … yaah dulu ngeblog kan masih single sampe merried, sekarang udah jadi mama dari duo bocilku Ken n Khan hehehee
But the way selama ini sepertinya aku belom pernah sebutin nama aku yaa ..
Kita mulai kenalan dari awal deh, aku Avrin ..  seorang ibu rumah tangga ( Full Mom ), aku suka menyanyi, traveling, hobby mengarang alay alay alias menulis puisi juga masih jalan (tapi tak pernah post lagi hihii) … Sebagai mama di era milenial aku juga aktif dimedia social. Aku  founder dari sebuah komunitas Birth Club ( @bcjuly18 ) dan aktif di beberapa komunitas. Aku suka berbagi info apapun, karna Sharing is Caring. Suka mengikuti Campaign. Mencoba dan mereview produk.
Di postingan blog aku selanjutnya, aku akan share berbagai informasi khususnya parenting, tips kesehatan, review produk, tempat, tutorial dan sharing session. Aku ingin lebih menyalurkan tulisan aku agar bermanfaat untuk orang lain. Semoga kalian suka
Jika ada kritik, saran tentang gaya penulisan dan isi/tema blog aku, bisa kirim email ke avrinanur@gmail.com ... boleh juga DM aku ke akun instagram https://instagram.com/ave_rin atau twitter https://twitter.com/ve_reene … Follow juga boleh hehehee
Thank you n happy reading 
my little family _ take by Avrin





















Comments

Popular posts from this blog

Cacingan pada si Kecil Menyebabkan Stunting !! Cegah dengan Konvermex

Foto bersama anak dengan filter #AyoSalingJaga Hai para mommies .. apa kabar kalian dan keluarga? Semoga tetap dalam kondisi sehat dan bahagia. Di tengah pandemi yang berkepanjangan apalagi masa PSBB yang dimulai lagi, akan terus mengingatkan kita untuk tetap waspada. Menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar menjadi kunci utama demi memastikan tidak adanya penyebaran kuman, virus dan bakteri penyebab penyakit. Salah satu penyakit yang sering terjadi dari dampak kurangnya kebersihan lingkungan adalah cacingan. Pada tulisan sebelumnya, aku pernah membahas bagaimana penularan, gejala, dan pencegahan cacingan pada orang dewasa maupun anak-anak. Kali ini aku ingin membahas stunting yang dapat terjadi karna anak cacingan. Stunting sendiri merupakan kondisi gagal pertumbuhan anak pada anggota tubuh maupun otak. Penyebab stunting utamanya adalah karena kurangnya asupan gizi pada anak dalam jangka waktu yang cukup lama. Akibatnya, anak yang sedang dalam masa pertumbuhan memiliki peraw...

Pencegahan Penyakit Cacingan Dimulai dari Diri Sendiri

Malem semua .. kalian masih betah dirumah aja atau sudah ada yang mencoba beraktivitas diluar rumah? udah jalan jalan ke mall mungkin 😄 Hmmm … Aku berharap apapun pilihan kita, kita tetap diberikan kesehatan dan kebahagiaan Aamiin. Membahas tentang kesehatan nih .. aku selalu ingin mengingatkan ke kalian untuk menjaga system imunitas kita. Karna kalo daya tahan tubuh kita kuat otomatis virus virus dan bakteri ga bakalan mudah masuk ke tubuh kita. Apalagi pandemic covid-19 masih jadi ancaman kita, so harus lebih ekstra lagi perjuangan kita yaa. Salah satu cara menguatkan imunitas adalah menerapkan gaya hidup sehat, yang mana harus diimbangi dengan konsistensi dalam penerapannya. Apa aja sih gaya hidup sehat? Contohnya dengan menjaga pola makan seimbang dan tepat waktu, banyak istirahat dan jangan begadang (aku banget nih hahaa), perbanyak minum air putih, olahraga yang cukup, menjaga kebersihan baik diri maupun lingkungan, dan sering cuci tangan. Banyak makan sayur dan buah ...

Mengapa Tantrum Dan Bagaimana Solusinya??

Hai semua … kali ini aku akan membahas tentang Tantrum. Yes tantrum. Pasti sudah banyak yang familiar dengan kata ini, khususnya mama mama di era milenial seperti sekarang. Banyak pembahasan tentang tantrum .. apa itu tantrum, bagaimana gejalanya, cara menangani dan sebagainya. Mungkin diantara kalian ada yang belom tau atau bahkan baru dengar kata tantrum?? Kalau ada aku akan sedikit menjelaskan disini. Tantrum pada anak adalah kondisi dimana anak merasa terabaikan dan kurang perhatian dari kedua orangtuanya, sehingga anak tersebut melakukan tindakan yang ekstrim untuk menarik dan mendapatkan perhatian. Bisa dengan menangis histeris, teriak teriak, gulung gulung dilantai, melemparkan barang, memukul, bahkan yang paling parah dapat melukai dirinya sendiri. Sedih banget yaa kalau sampai seperti ini. Anak sering mengalami tantrum pada usia 1-4 tahun, tapi jangan salah tidak hanya anak anak yang bisa tantrum, orang dewasapun bisa. Pada saat anak me...