Skip to main content

Our Wedding

Tahukah kamu apa yang kurasakan saat ini?!..

Saat kuas-kuas make up mulai menyapu wajahku
namun tak bisa menutupi merahnya pipiku
yang semakin merah karna rasa senang .. malu .. cemas .. deg deg an menjadi satu

Saat gaun perak mulai membalut tubuhku
sedikit terlihat longgar tapi terasa sesak
mungkin karna jantungku yang seakan ingin meledak

Saat keluargaku mengiringi
membawaku untuk bertemu denganmu pujaan hati..
bibirku tak mau tertutup
terus tersenyum dan tersipu malu

Saat kulihat dirimu
pangeranku yang menanti dikursi pelaminan
yang akan mempersatukan kita..
tertegun .. tak tau harus bagaimana

Saat semua mata memandang kita
aku tak tau bagaimana tuk ungkapkan
karna semua rasa menjadi satu

Saat menunggu kau ucap janji pernikahan kita
mungkin rasanya jantungku berhenti berdetak sejenak
rasa yang teramat kuat
dan akhirnya meledak karna telah sempurna

Terimakasih Tuhan
atas karunia-Mu akan cinta ini
sehingga Engkau persatukan kami menjadi keluarga

Aku Bahagia

Comments

Popular posts from this blog

Stop Mom Shaming, Be Carefull Mom

Sebagai seorang mama yang jam kerjanya 24 jam non stop, kita perlu take a break sebentar. Ibaratnya kita seperti handphone yang selalu aktif, pasti butuh untuk recharge juga. Oleh karena itu kita perlu mengetahui me time yang possible dan realistis, juga siapa yang bisa kita berikan tanggung jawab untuk mengasuh anak selagi kita menikmati me time. Mencari support system yang mendukung juga penting yaa mama, bukan saling menjatuhkan. Berbagi complaint itu penting, artinya kita sedang mengekspresikan perasaan kita. Namun jika keluhan yang terus menerus kita dengar tanpa adanya solusi, mungkin kita harus mengevaluasi juga siapa sosok yang dapat membantu kita untuk memberikan problem solving. Atau yang kita butuhkan hanya orang yang sabar mendengarkan. Naah itu tergantung dengan kebutuhan kita. Di era milenial yang teknologi dan social media dapat diakses dengan mudah, mendapatkan informasi merupakan sesuatu yang gampang kita dapatkan. Namun hati hati terhadap kecenderungan...

Mengapa Tantrum Dan Bagaimana Solusinya??

Hai semua … kali ini aku akan membahas tentang Tantrum. Yes tantrum. Pasti sudah banyak yang familiar dengan kata ini, khususnya mama mama di era milenial seperti sekarang. Banyak pembahasan tentang tantrum .. apa itu tantrum, bagaimana gejalanya, cara menangani dan sebagainya. Mungkin diantara kalian ada yang belom tau atau bahkan baru dengar kata tantrum?? Kalau ada aku akan sedikit menjelaskan disini. Tantrum pada anak adalah kondisi dimana anak merasa terabaikan dan kurang perhatian dari kedua orangtuanya, sehingga anak tersebut melakukan tindakan yang ekstrim untuk menarik dan mendapatkan perhatian. Bisa dengan menangis histeris, teriak teriak, gulung gulung dilantai, melemparkan barang, memukul, bahkan yang paling parah dapat melukai dirinya sendiri. Sedih banget yaa kalau sampai seperti ini. Anak sering mengalami tantrum pada usia 1-4 tahun, tapi jangan salah tidak hanya anak anak yang bisa tantrum, orang dewasapun bisa. Pada saat anak me...

kerja?? It's Oke

Banyak yang bertanya .. "kenapa kamu kerja?" "udah nikah khan lebih enak dirumah .." "emang gaji suami kamu kurang yaa??" Hanya tersenyum .. "gaji suami aku lebih dari cukup .. cuma impianku begitu tinggi .. dan mana aku tega membiarkan orang yang sangat aku cintai bekerja sendirian .. hanya untuk mencapai impianku" Rasanya tak adil bila aku seperti itu .. tak dipungkiri kewajiban seorang istri sepenuhnya mengurus rumah memanjakan suami tapi apa salahnya dengan bekerja?? selama suami mengijinkan dan kita bisa menjaga diri .. It's Oke Alhamdulillah nyaa .. Walau kadang aku terlupa akan kewajibanku, rumah berantakan .. bahkan kadang langsung terlelap karna kecape'an Tapi suamiku begitu bijak tak sekalipun dia membentak atopun berkata kasar dengan lembut mengingatkanku I Love U my sweet Husband